Monday, 23 January 2012

Kata hati : pasrah melepaskan dikau kekasih di jiwa

Hati ini ingin berbicara. Tapi tak punya suara dan kudrat untuk bercerita. Al-kisahnya, aku bertemu si dia dalam mimpi semalam. Tiada lagi amarah, tiada langsung babak duka atau yang mengguris hati. Dalam mimpi itu, kami bertegur sapa dan berbual seperti dulu. Betapa aku benar2 rindu padanya... Apalah dayaku untuk melawan kehendakNya. Aku pasrah atas ketentuan ini. Hanya Tuhan yang tahu. Semoga segalanya dipermudahkan bagiku untuk mengharungi dugaan ini.

======================================================

Ingin ku sendiri meniti hari
Kala sunyi yang melanda sepi
Alam bisu bagaikan mengerti
Berakhirnya sebuah memori

Ingin ku melangkah membawa diri
Kerna cinta yang dikhianati
Luka rasa untuk menghadapi
Pengorbanan tidak dihargai

Kini aku… pasrah dengan segalanya
Kepedihan itu masih terasa
Apakah salahku apakah dosaku
Tuhan berilahku petunjukmu dan redha dengan kehendakmu 

Cukup kali ini kau menyakiti berulangkali
Tak usahlah kembali
Dengan rela hati
Melepas kau pergi… 

=====================================================

Hadir dirinya di antara kita
Membuai resah penekanan jiwa
Dikau berubah setelah ia tiba
Menghanyutkan cinta suci kita 
Walaupun kini dikau tiada
Daku melangkah mengharunginya
Melepaskan dikau kekasih di jiwa
Semoga kau tetap berbahagia
Hati ini walaupun telah dilukai
Namun diri tabah jua menghadapi
Dikau pergi tinggalkan daku sendiri
Oh menyepi nan sebuah hati
Yang luka ini
Kasih dan sayang tetap bersemi
Ku meratapi sehingga kini
Cintai dirinya walau apa terjadi
Jangan kau hancuri cinta suci
Dengarlah sayang coretan hati
Gubahan rindu puisi syahdu
Senyuman tawamu masih ku rindu
Walau dikau telah lama pergi



No comments:

Post a Comment